Berita

SOSIALISASI STANDARISASI LPSE DAN KEMATANGAN UKPBJ

SOSIALISASI STANDARISASI LPSE DAN KEMATANGAN UKPBJ

PANGKAJENE, UKPBJ-Pangkep, Sosialiasi Standarisasi LPSE dan Kematangan UKPBJ dilaksanakan di ruang rapat Bagian Pengadaan Barang / Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan yang dihadiri oleh pegawai yang baru bergabung di UKPBJ dan Anggota Tim Fungsi LPSE(Jumat,1/4/2022).

Kepala Subbagian Pengelola Pengadaan Barang/Jasa, Ahmat Natsir Suaedy,SE  mewakili Kabag PBJ membuka Sosialaisasi dan memperkenalkan pegawai yang baru bergabung di UKPBJ serta menyampaikan tugas dan fungsi masing-masing pegawai.

“Saya berharap rekan-rekan yang baru bisa memahami apa yang akan disampaikan pada sosialisasi ini, khususnya terkait kematangan UKPBJ yang merupakan bagian dari penilain MCP Korsupgah KPK.”ujar, Ahmad.

Sosialisasi Standarisasi LPSE dan Kematangan UKPBJ dibawakan oleh Chaerul,S.Kom,M.Kom yang merupakan Fungsional Analis Kebijakan Ahli Muda dan Sub Koordinator LPSE pada UKPBJ Pangkep.

Dalam Parapannya,Chaerul menjelaskan beberapa hal diantaranya;

Standardisasi LPSE:2014 merupakan pedoman tertulis bagi LPSE Kementerian/Lembaga, LPSE Pemerintah Daerah dan LPSE pada institusi lainnya untuk meningkatkan kualitas layanan, kapasitas, dan keamanan informasi dalam rangka penyelengaraan layanan pengadaan barang/jasa secara elektronik.

Jumlah Standarisasi LPSE ada 17 yang ditetapkan oleh LKPP, untuk LPSE Kab.Pangkep telah mendapatkan 11 Sertifikat Standarisasi LPSE, Sisa 6 Standar yang belum didapatkan di karenakan penilaiannya lebih ke keamanan Server dan kondisi Gedung Kantor yang masih belum memenuhi standar yang ditetapkan oleh LKPP.

Model Pengukuran Tingkat Kematangan UKPBJ didefinisikan sebagai instrumen pengukuran dalam melaksanakan pengelolaan kelembagaan UKPBJ yang menggambarkan kapabilitas UKPBJ dan menjadi acuan bagi UKPBJ dalam upaya pengembangan/penguatan kelembagaan UKPBJ menuju pusat keunggulan Pengadaan Barang/Jasa.

Pengukuran tingkat Kematangan UKPBJ, ada 5 Tingkatan(inisiasi, esensi, pro aktif,stategis, unggul), 4 Domain(proses, kelembagaan, SDM dan Sistem Informasi) dan 9 Varibel, pada Domain Proses teridiri dari  4 Variabel yaitu :  manajemen pengadaan, manajemen penyedia, manajemen kinerja, dan manjemen resiko, pada Domain Kelembagaan 2 Variabel terdiri dari penggorganisasian dan tugas dn fungsi, Domain SDM 2 Variabel ; perencanaan dan pengembangan, Domain Sistem Informasi 1 Variabel,system informasi.

 Setelah pemaparan dilanjutkan dengan diskusi yang di pandu oleh kasubag Bersama dengan pemateri.(*)

Berita Beranda